www.TIFKOM.net

Blog Komputer - Blog tentang tips, informasi dan panduan tentang belajar komputer, website, programming, desain grafis, database, jaringan, software dan SEO yang terlengkap dan terbaru.

10 Cara Mengantisipasi Virus Masuk ke Komputer





cara untuk mengantisipasi masuk virus ke komputer


Virus atau sering disebut malware adalah file yang mengganggu sistem operasi pada komputer dan laptop, ataupun smartphone dan perangkat elektronik lainnya. Virus ini bisa berbentuk file yang biasa yang sengaja kita masukkan ke komputer baik secara sengaja maupun tidak, tetapi merusak sistem komputer. 

Virus mempunyai kemampuan untuk memperbanyak diri yakni menduplikat dirinya pada file atau disk yang belum terinfeksi sehingga wilayah penyebarannya semakin luas dan dapat juga menyembunyikan diri dari perhatian pengguna. 
Virus akan memperlambat proses kerja komputer, hilangnya file - file yang kita simpan secara tiba - tiba, komputer sering meminta untuk direstart, atau jika virus sudah sangat berkembang luas akan membuat Sistem Operasi terhapus dan memaksa kita untuk melakukan instal ulang.

Proses masuknya virus berasal dari flashdisk dan internet.
Sebagian orang memiliki pengalaman buruk dengan virus yang menyebabkan hilangnya data pada komputer dan laptop, sehingga takut untuk menggunakan flashdisk sembarangan.

Sebenarnya kita tidak perlu takut jika kita mengikuti cara mengantisipasi virus masuk ke komputer dengan baik dan selalu melakukan prosedurnya dengan baik juga.

Pada artikel kali ini akan dibagikan beberapa tips untuk mengantisipasi masuk virus ke komputer.

Silahkan simak tips berikut ini:

1. Gunakan 1 jenis antivirus
Gunakanlah antivirus pada komputer Anda sebanyak 1 saja, saat ini banyak antivirus dari berbagai merek. Anda bisa memilih yang sesuai kepercayaan Anda dengan antivirus tersebut. Gunakanlah antivirus berbayar karena support lebih baik dari yang gratis.

2. Rajin update antivirus
Lakukanlah update antivirus secara berkala minimal sekali seminggu. Aktifkan auto update sehingga jika online maka antivirus secara otomatis diupdate. Fungsinya adalah untuk melakukan update database virus yang bisa saja sudah berkembang, tetapi antivirus versi lama tidak mendeteksi hal ini. Maka biasanya produsen antivirus akan melakukan pengembangan secara terus – menerus dan melakukan update secara berkala.

3. Rajin scan virus

Scanlah virus secara berkala minimal sekali dalam seminggu, lakukanlah Full Scan sehingga semua isi komputer dan sistemnya akan diperiksa.

4. Bukalah folder melalui Windows Eksplorer
Jika membuka ingin mengakses data dari flashdisk, bukalah melalui Windows Eksplorer yang ada di desktop karena hal ini akan membuat komputer lebih aman untuk tidak diserang virus dari flashdisk.

5. Jangan membuka sembarang link
Jika anda mengakses internet, janganlah membuka website dan spam email dari link aneh yang tidak jelas dan tidak kita kenal. Jika anda menemukan link – link aneh pada email anda silahkan dihapus saja. Atau jika membuka situs tertentu, kemudian anda disuruh untuk melakukan perintah tertentu yang kurang anda mengerti harap untuk tidak melanjutkannnya.

6. Jangan sembarangan mendownload
Hati - hatilah ketika mendownload file bertipe apapun, terlebih file program yang tidak kita kenal. Karena meskipun kita ingin download file dengan tipe – tipe tertentu, tidak jarang yang kita download malah file yang tidak berfungsi dan bisa merusak system komputer kita jika menjalannya.

7. Buatlah folder autorun.inf
Sebagian besar virus seperti trojan masuk ke komputer lewat autorun.inf ketika kita menggunakan flashdisk atau USB lainnya.

Buatlah folder AUTORUN.INF dan ubah atribut folder ini menjadi "Read Only" atau "Hidden" pada root directory semua partisi dan flashdisk.

8. Nonaktifkan autorun
Mematikan fungsi autorun merupakan cara yang efektif untuk melindungi komputer dari serangan virus.
Caranya dengan: 

  • Klik Start, pilih Run (Windows+R), ketik "gpedit.msc", kemudian tekan Enter
  • Masuk ke Komputer Configuration -> Administrative Templates -> Windows Components -> Autoplay Policies
  • Pilih Turn Off Autoplay
  • Nonaktifkan semua fungsi autorun di semua media termasuk hardisk, atau pilih CD-ROM and Removable media drives untuk mematikan autorun hanya pada CD-ROM dan flashdisk saja
  • Klik OK.

9. Ubah kebiasaan Anda menggunakan flashdisk
Buatlah standar operasi membuka flashdisk. Sebelumnya mungkin Anda melakukan prosedur colok, kemudian buka. Mulai sekarang lakukanlah prosedur colok, scan kemudian buka.
Terkadang kita melewatkan Scan pada flashdisk karena ingin cepat dan percaya flashdisk bebas dari virus, padahal mungkin selama flashdisk tidak digunakan virus sudah berkembang.

10. Hidupkan Real Time Shield
Terkadang kita mematikan antivirus saat menginstal program karena crack dari program dianggap virus oleh antivirus agar keamanan komputer atau laptop selalu terjamin. Maka jika anda melakukan hal tersebut, maka jangan lupa untuk mengaktifkan kembali antivirus yang anda gunakan.

Demikianlah tips untuk mengantisipasi virus masuk ke dalam komputer yang disajikan pada artikel kali ini.
Jika anda benar – benar melakukan  tersebut, maka peluang masuk virus ke komputer anda sangatlah kecil.

Selamat mencoba. Semoga setelah membaca tips ini, komputer anda aman dari serangan virus yang akan merusak system komputer anda.





Tag : Komputer, Tips
2 Komentar untuk "10 Cara Mengantisipasi Virus Masuk ke Komputer"

Pakai smadav, cocok buat menghalau virus lokal

AV lokal memang smadav yang populer

Terimakasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar yang membangun, pertanyaan yang sopan dan sesuai topik. No spam (link aktif pasti dihapus).

Back To Top