www.TIFKOM.net

Blog Komputer - Blog tentang tips, informasi dan panduan tentang belajar komputer, website, programming, desain grafis, database, jaringan, software dan SEO yang terlengkap dan terbaru.

Fungsi dan Perbedaan Compiler dengan Interpreter





perbedaan compiler dengan interpreter

Para programmer yang telah “berpengalaman” tentu tidak asing lagi dengan istilah Compiler atau Interpreter. 

Bagaimana dengan orang – orang yang baru belajar pemrograman atau baru mengenal bahasa pemrograman?

Tentu istilah ini masih asing, ataupun pernah di dengar tidak tahu fungsi dan perbedaan masing – masing.

Nah, kali ini tifkom.net kembali mengulas artikel dengan materi pemrograman yaitu Perbedaan antara Compiler dengan Interpreter.

Yuk, simak ulasan di bawah ini:

Compiler dan Interpreter adalah sama mempunyai  fungsi untuk mengeksekusi kode program (yang dibuat oleh program) kemudian menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh oleh programmer tersebut.

Seperti yang kita ketahui, mesin misalnya mesin komputer hanya mengenal bilangan biner yang lebih dikenal dengan bahasa mesin. Contohnya adalah  “011001011101”.

Compiler dan intrepreter sendiri adalah penerjemah dari bahasa bahasa tingkat tinggi (misalnya C++, Java, Visual Basic ) ke bahasa tingkat rendah (bahasa mesin).

Baca: C++ Part 1 – Mengenal Pemrograman C dan C++ dan Strukturnya

A. Perbedaan Compiler dan Interpreter secara umum

Compiler adalah perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai penerjemah kode program ke dalam bahasa mesin agar dapat dijalankanoleh mesin dengan mengeksekusi seluruh instruksi dalam program sekaligus.

Jadi jika di dalam program ada  error, maka program tersebut sama sekali tidak menghasilkan output. Program hanya menghasilkan output jika keseluruhan kode program telah benar.

Interpreter adalah program sistem yang berfungsi sebagai penerjemah kode program dengan mengeksekusi perintah secara baris per baris dengan mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.

Compiler sendiri bisa diciptakan oleh para programmer atau juga yang masih belajar programming.

Misalnya saya di semester 6 sekarang mendapat matakuliah namanya adalah “Teknik Kompilasi” dengan tujuan dari matakuliah ini bahwa diharapkan mahasiswa dapat menciptakan sebuah compiler sederhana.

Baca: Peluang Besar Web Developer dan Android Programmer

2. Perbedaan Compiler dan Interpreter secara keseluruhan:
Jika lebih lanjut, maka perbedaan antara compiler dan interpreter secara keseluruhan adalah sebagai berikut ini:

1. Pada compiler, jika hendak menjalankan program hasil kompilasi dapat dilakukan tanpa butuh kode sumber karena telah menghasilkan .exe, sedangkan kalau interpreter butuh kode sumber.

2. Jika pada compiler, pembuatan kode bisa dijalankan mesih dilakukan dalam 2 tahap terpisah, yaitu parsing (pembuatan kode objek) dan linking (pengabungan kdoe objek dengan library), sedangkan dalam interpreter tidak ada proses terpisah.

3. Compiler membutuhkan linker unuk mengabungkan kode objek dngan berbagai macam library demi menghasilkan suatau kode yang bisa dijalankan oleh mesin, sedangkan interpreter tidak butuk linker untuk mengabungkan kode objek dengan berbagai macam library.

4. Interpreter cocok digunakan untuk membuat//menguji coba modul (sub-routine / program – program kecil) tetapi dalam compiler agak susah melakukannya kaerna untuk mengubah suatu modul / kode objek kecil, maka harus dilakukan proses linkiing / penggabungan kembali semua objek dengan library yang diperlukan.

5. Pada compiler bisa dilakukan optimasi / peningkatan kualitas kodde yang bisa dijalankan.
Tujuan optimasi itu sendiri adalah agar lebih cepat, supaya ukuran lebih kecil dan keperluan untuk sistem dengan banyak processor, sedangkan interpreter susah atau bahkan tidak bisa dioptimasi.

Bahasa Pemrograman yang mengunakan Compiler dan Interpreter
1. Menggunakan Compiler:
- Visual Basic (VB)
- Fortran
- Cobol
- Pascal
- C family (C, C++, C#)

2. Menggunakan Interpreter:
- PHP
- ASP
- Perl
- Phyton

Demikianlah artikel yang membahas compiler dan interpreter ini semoga menambah wawasan teman – teman dalam dunia pemrograman dan semoga artikel ini bermanfaat dan mampu menjawab kebigunan anda.






Tag : Programming
2 Komentar untuk "Fungsi dan Perbedaan Compiler dengan Interpreter"

Tanks Mas sangat bermanfaat artikelnya

Terimakasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar yang membangun, pertanyaan yang sopan dan sesuai topik. No spam (link aktif pasti dihapus).

Back To Top